Denah KPTT

Denah KPTT  ... lanjut -->

 

Program Training KPTT

TRAINING PERTANIAN ORGANIK 3 BULAN - TRAINING PERTANIAN ORGANIK SUPER KILAT - LIVE IN DI KPTT - IN HOUSE TRAINING - PROGRAM MAGANG - TRAINING ANAK-ANAK UNTUK KENAL DAN CINTA PERTANIAN DAN ALAM ... lanjut -->

 

Berkembang dan berubah karena mempunyai pengalaman bertani organik di KPTT. Itulah sepenggal pengalaman, kesan dan pesan dari 11 mahasiswa /i Sanata Dharma (3 pria dan 8 perempuan) dari Laktutus Atambua, Timor Barat. Mereka mengisi liburan dengan kerja sosial di KPTT dari 2 – 30 Januari 2011. Karena berbagai kegiatan kampus, tidak semua peserta bisa mengikuti sampai selesai. Ada enam orang yang bisa secara penuh berada di KPTT. Mereka langsung terlibat kerja di masing-masing unit kerja: ternak babi, jamur, lada kopi, pembibitan, tanaman hias. . .... lanjut -->

 

IKUTI TRAINING PERTANIAN ORGANIK TIGA BULAN DI KPTT SALATIGA !

PASTI MENDAPATKAN KERJA!
CIPTAKAN LAPANGAN KERJA MANDIRI!
BANYAK LOWONGAN KERJA MENANTI!
... lanjut -->

 

MENGENANG SYUKUR DAN TERIMA KASIH

KURSUS PERTANIAN TAMAN TANI SALATIGA 2010

Syukur dan terima kasih,  telah kami alami momen-momen yang mengembangkan berikut ini:
1. Bersyukur dan berterima kasih karena sumbangan lokal KPTT telah mencapai 75% pada tahun 2009. Ini berarti, naik 10 % dibanding 65 % tahun 2008. Pencapaian yang luar biasa. ... lanjut -->

 

Baru kemarin rasanya aku tiba di tempat ini, ternyata hari ini sudah harus kembali ke kawah candra dimuka. Tapi bagiku pengalaman 6 hari disini sudah cukup untuk membuka mataku dan menggembleng aku dalam bekerja. Dalam questioner live in, aku menawarkan beberapa hal yang ingin kuubah diantaranya aku ingin menguah mentalku yang selalu menunda-nunda pekerjaan, jadi pekerja yang punya perhatian dan dedikasi tinggi terhadap kerjaannya. Dan semuanya itu bisa kudapatkan dari live-in ku ini, memang terkadang amat sulit, capek, jatuh bangun. Tapi yang jelas aku berusaha dan tak jarang aku merasa, lha kok biasa ya ?” masa sih itu itu hasil kerjaku ?” dan sebagainya... .... lanjut -->

 

Untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Paroki Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, Rm. Rico, Pr, pastor paroki Tentena mengundang Tim KPTT (Rm. Wartaya, SJ dan Bp. Lasno Wibowo) untuk memberikan pelatihan di tempat (in house training) pertanian organik di dua tempat yaitu di Kuku dan Panjo. Masing-masing berlangsung tiga hari. Latar belakangnya, perlunya pemberdayaan umat setelah konflik poso pada tahun-tahun yang lalu. Saat ini belum punya pastoran. Gereja, pastoran dan sekolah Ursulin di kota Poso sudah dibakar pada konflik Poso yang lalu. ... ... lanjut -->

 

Tambahan Praktek Teknologi Pasca Panen

Dalam rangka pengabdian masyarakat, Tim Fakultas Teknologi Pangan Unika Soegiyapranata Semarang memberikan pelatihan teknologi pasca panen pada para siswa KPTT dan beberapa karyawan KPTT. Tim  ini  terdiri dari Bu Lindayani, Bu Rika, Bu Ita, Bu Inneke, Bu Laksmi dan Bp. Sumardi. Pelatihan ini berlangsung pada tanggal 18 Agustus untuk teorinya dan 26 Agustus untuk prakteknya. .. . . ... lanjut -->

 

Sekitar 45 orang mengikuti pelatihan pertanian organik terpadu di Semawung, Kalibawang, Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 9 Juni 2010. Pelatihan di tempat ini terselenggara atas kerja sama dengan kelompok KKN Universitas Duta Wacana Yogyakarta. Pelatihan dimulai pukul 09.30 – 15.00 dan didampingi oleh tim KPTT.. .. . . ... lanjut -->

 

Daun Salam Untuk Obat Asam Urat

Daun salam biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai pelengkap bumbu dapur. Pohon salam (Syzygium polyanthum) yang biasa tumbuh liar di hutan dan di pegunungan bisa mencapai ketinggian 25 meter dan lebar pohon 1,3 meter. ... lanjut -->

 

Sharing alumni - BERANI BISNIS PERTANIAN MANDIRI

Kami satu-satunya training pertanian organik yang berbasis praktek dan berasrama untuk pendidikan karakter petani pengusaha. Training pertanian organik diselenggarakan pada:  17 – 23 Januari 2010, 14 – 20 Februari 2010, 14 – 20 Maret 2010 ... lanjut -->

 

Lima belas orang mengikut training pertanian organik terpadu di Wisma Wates KPTT 14-20 Februari 2010 yang lalu. Sepuluh orang di antara peserta adalah korban PHK yang berasal dari Jepara (2), Kediri (4), Garut (1), sekitar Salatiga (3). Sedang lima orang lainnya terdiri dari satu suster, satu bruder, 2 orang dari Purwakerto, dan satu dari KPTT. Program training ini merupakan salah kegiatan yang dirancang    untuk menemani dan mendampingi para korban PHK. Sepuluh saudara ini mengikuti training dengan biaya gratis. Setelah mengikuti training ini, mereka lebih termotivasi untuk berwirausaha mandiri. PHK bukanlah akhir dari hiudp mereka. .. . . ... lanjut -->

 

Mulai 18 – 20 Februari 2010 319 anak SD K Sang Timur Semarang (kelas V, IV dan III) menjalani pelatihan anak sekolah untuk mengenal dan mencintai pertanian dan alam. Ada yang baru untuk pelatihan kali ini yaitu menambah permainan flying fox. Ternyata flying fox ini menambah daya tarik bagi anak-anak. Ada yang semula takut, setelah dimotivasi berani. .. . . ... lanjut -->

 

Sekitar 60 anak usia sekolah SD dengan latar belakang berbeda: anak-anak sekolah Minggu GKJ, Sekolah Minggu Gereja Katolik dan anak-anak Pesantren Edimancoro serta anak-anak TPQ Roudlotul Quran, Klaseman mengadakan pelatihan anak-anak untuk mengenal dan mencintai pertanian dan alam di KPTT pada hari Minggu, 14 Februari 2010 pukul 08.00-12.30. Mereka berasal dari komunitas KBKS (Kita Beda Kita Sama) adalah satu forum lintas SARA dengan visi menabur benih kesadaran dan penerimaan terhadap perbedaan untuk mencapai harmoni sejak usia dini. . .. . . ... lanjut -->

 

Momen-momen 2009

Syukur dan terima kasih,  telah kami alami momen-momen yang mengembangkan berikut ini:

  1. Bersyukur dan berterima kasih karena sumbangan lokal KPTT telah mencapai 65% pada tahun 2008. Ini berarti, naik 13 % dibanding 52 % tahun 2007 . Pencapaian yang luar biasa.
  2. Setelah melayani KPTT selama 40 tahun, Bp. Sumardjo memasuki masa pensiun, tetapi masih ikut membantu mengajar. . ... lanjut -->
 
MELUPAKAN PHK, MEMBEKALI HIDUP MASA DEPAN

Melupakan PHK, membekali hidup masa depan dengan training pertanian organik terpadu. Itulah yang telah dilakukan oleh saudara-saudara untuk masa depan yang lebih cerah. Sejumlah 14 orang (2 dari Kerawang, 2 dari Wonosobo, 1 dari Solo, 2 dari Salatiga, 4 dari Purwakerta, dan 3 dari Sulawesi) mengikuti training pertanian organik terpadu 13-19 Desember 2009. Tujuh peserta training ini  adalah para saudara yang telah mengalami PHK. Mereka mengikuti training ini dengan biaya gratis. Hasilnya bagus. Berikut kesan dan pesan mereka. .. . . ... lanjut -->

 

Data Peserta Training di KPTT 2001 - 2008

Jumlah peserta training di KPTT dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2008 ... lanjut -->

 

Sebanyak 45 orang mengikuti temu jaringan buruh dan tani di KPTT Salatiga 14-15 November 2009. Mereka berasal dari Jawa Tengah, Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Tujuan temu jaringan buruh tani ini adalah menyinergikan gerakan tani dan gerakan buruh, mengevaluasi gerakan, memaksimalkan potensi masing-masing gerakan, menumbuhkan  rasa solidaritas yang makin menguat dan memperhebat semangat juang untuk untuk mengangkat kembali harkat dan martabat tani – buruh.. . . ... lanjut -->

 

Sebanyak 152 anak kelas IV, V dan VI SD K Sidowayah Klaten menjalani pelatihan anak-anak sekolah untuk kenal dan cinta pertanian dan alam pada tanggal 21 Oktober 2009. Mereka didampingi oleh 20 guru sekolah. Sesuai dengan program materi sekolah, ada praktek okulasi, cangkok, stek, sambung, menanam dan mengenal berbagai jenis tanaman dan ternak. Anak-anak aktif bertanya dan mencatat, karena ada penugasan dari sekolah. Praktek ini dikaitkan dengan tugas pelajaran bahasa Indonesia, matematika, geografi, agama, dll.  Mereka dibagi menjadi 10 kelompok. . . ... lanjut -->

 

Tanggal 7-12 Oktober 2009, empat seminaris Mertoyudan menjalani live in di KPTT. Pengalaman yang menarik. Push to The Limit
- Sebuah refleksi Live-In di KPTT Salatiga- Pulung Wismantyoko, Yustinus Seminari Mertoyudan
. Ternyata benar, saat-saat terakhir itu menawarkan keindahan yang membuka semua batas-batas. Hari ini kami akan kembali ke Seminari membawa sejuta kenangan indah yang kami alami bersama komunitas para petani pengusaha sukses KPTT. Segala kesan dan berkas keceriaan yang telah membekas di hatiku tidak akan aku hapus, malah akan aku jaga menjadi harta dan persembahan hidupku.. . . . .. . . ... lanjut -->

 
kunjungan

Sebanyak 19 petani dari tiga kelompok usaha bersama (Kelompok Usaha Bersama) desa Segiri, Bendungan dan Karang Gondang mengikuti pelatihan pertanian agribisnis budidaya ternak sapi dan kambing 8 – 15 September 2009 di Balai Desa Segiri Pabelan, 10 km dari KPTT Salatiga. Pelatihan ini terlaksana berkat kerja sama antara dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi Kab Semarang dan KPTT Salatiga. Pelatihan ini didampingi oleh tim pelatihan KPTT: Rm. Wartaya dan Bp. Ir Hery. . .. . . ... lanjut -->

 
Sedes Bedono

Dua puluh lima siswa dan siswi SMA Sedes Bedono mengikuti rekoleksi alam di KPTT Salatiga 29 – 30 Agustus 2009. Mereka disertai oleh tiga orang pembimbing (dua orang guru). Rekoleksi alam didampingi oleh tim rekoleksi alam KPTT: Rm. Wartaya, Sr. Agneta, PIJ dan Indriati. Pelaksanaan rekoleksi alam berjalan dengan bagus dan bahkan terasa kurang waktu. .. . . ... lanjut -->

 

Kesadaran bahwa proses lebih penting dirasakan oleh para peserta training pertanian organic terpadu yang terselenggara pada tanggal 24 Mei sampai dengan 4 Juni 2009. ”Paradigma: lebih cepat lebih baik, menjadi tak selamanya yang cepat itu baik. Proses lebih penting,” kata salah seorang peserta training. Training ini diikuti enam orang: 5 peserta dari utusan PSE Keuskupan Makasar Sulawesi (dua imam praja, 1 suster dan 2 orang awam) dan satu orang dari Macanan, Kab. Semarang.. . . ... lanjut -->

 
guru TK

Sejumlah 42 Guru TK Kanisius Cabang Semarang yang didampingi oleh Fr. Suryanto Hadi, SJ mengikuti training untuk mengenal dan mencintai pertanian dan alam di KPTT tanggal 8 Mei. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok. . . ... lanjut -->

 
ikut memanen

Tanggal 23 April dan 7 Mei yang lalu, ada 11 anak-anak bule dari Sekolah Internasional di Salatiga mengikuti pelatihan anak-anak sekolah untuk mengenal dan mencintai pertanian dan alam. Mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini. Kembali ke alam. . . ... lanjut -->

 

Lima peserta training yang berasal dari Wangon Banyumas menjadi lebih optimis sebagai petani setelah mengikutti training di KPTT Salatiga 22-28 Maret 2009 ini. Terbuka lebar wawasan mereka. Training ini dilakukan secara intensif. Mereka banyak menjalankan praktek dan kunjungan ke lembah hijau multifarm Solo. . ... lanjut -->

 

Petrus Sugito, Pelestari Durian Menoreh
Kompas, Sabtu, 7 Februari 2009 | 00:10 WIB

Petrus Sugito

Yoga Putra
Pertengahan 1986 Petrus Sugito bertanya kepada seorang penjual buah, durian apa yang paling enak. Tak diduga, si penjual buah menyebut durian menoreh dari Kulon Progo. Jawaban sederhana itu justru membuatnya terperangah.
Gito, panggilannya, benar- benar tidak tahu bahwa ada jenis durian menoreh. Bahkan, itulah kali pertama dia mendengar nama durian menoreh. Padahal, dia adalah putra asli Kulon Progo.
Dia lahir dan besar di daerah Perbukitan Menoreh, lokasi penghasil jenis durian tersebut, tepatnya di Dusun Promasan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. ... lanjut -->

 

Tiga puluh siswa mengikuti kursus tiga bulan mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 22 April 2009.  Jumlah ini terbesar selama saya di KPTT. TErdiri dari: 12 orang dari SPMA Sidareja, Cilacap yang melakuan praktek kerja usaha, 6 orang suster ( 3 PIJ, 2 ADSK, 1 PMY), satu orang imam praja dari Kalimantan, 7 dari Papua, 2 dari Blitang, 2 dari Purwakerta).  ... lanjut -->

 

Info Kursus Pribadi

KPTT didirikan pada tgl. 1 September 1965 oleh tiga badan sosial pendidikan serta keagamaan : 1. Ikatan Petani Pancasila (sosial), 2. IKIP Sanata Dharma (pendidikan) dan 3. Panitia Wali Gereja Indonesia Sosial (keagamaan). Status : unit pendidikan non-formal extension IKIP Sanata Dharma (1964-1971) dan usaha kursus pertanian di bawah Yayasan “Taman Tani” (1971-sekarang).  ... lanjut -->

 
Kesadaran baru
Mendapatkan kesadaran dan sikap baru dalam pertanian organik. Itulah yang diperoleh oleh 8 peserta training pertanian organik terpadu tanggal 1-7 Februari 2009. Tiga orang berasal dari Yogya, empat orang dari Solo dan satu orang dari Kalimantan. Training berjalan dengan menyenangkan dan peserta merasa waktu berjalan begitu cepat. Berikut pengalaman mereka. ... lanjut -->
 
foto bersama

Sejumlah 11 orang mengikuti training budi daya jamur di Wisma Wates Salatiga.

Training ini baru pertama kali diadakan. Minat peserta sangat besar. Berikut refleksi mereka. “Dengan training ini menambah semangat untuk berwiraswasta, menciptakan lapangan pekerjaan, juga berkeinginan untuk menularkan pengetahuan.” ... lanjut -->

 
Training Pertanian Organic

Tanggal 18 – 24 Januari 2009 yang lalu, telah terselenggara training pertanian organic terpadu yang diikuti oleh 12 orang.

Mereka berasal dari para anggota kredit union wilayah Solo dan Yogyakarta. Training berlangsung dengan bagus: menyenangkan dan mau belajar. Pada akhir training para peserta diminta untuk membuat rencana usaha. Dari rencana usaha tampak bahwa peserta training berusaha mewujudkan hasil training di tempatnya masing-masing. Hampir semua peserta merasakan manfaat dari training ini. ... lanjut -->

 
Momen-momen 2008
Syukur dan terima kasih,  telah kami alami momen-momen yang mengembangkan berikut ini:
* Tanggal 1 Januari 2008  dimulai kursus satu tahun dengan jumlah siswa 17 orang.
* Selama tahun 2008  bisa diselenggarakan 5 kali kursus tiga bulan. Jumlah yang ikut kursus kilat selama 2008: 83 peserta kursus. Mereka berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. ... lanjut -->
 

Sejumlah 22 siswa dan siswi SMU Muhamadiyah mengikuti pelatihan pertanian di Wates pada tanggal 27 Oktober 2008. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama belajar pertanaman sayur organik, kompos, biogas, dan yang berhubungan dengan perkebunan selama satu jam. Kelompok kedua belajar hal-hal yang berhubungan dengan pengolahan hasil bumi Pasca panen dan budi daya jamur kuping. Mereka belajar bergantian. Mereka juga melihat-lihat ternak babi. Hampir semua merasa senang, walau lelah. ... lanjut -->