Syukur dan terima kasih, telah kami alami momen-momen yang mengembangkan berikut ini:
- Bersyukur dan berterima kasih karena sumbangan lokal KPTT telah mencapai 65% pada tahun 2008. Ini berarti, naik 13 % dibanding 52 % tahun 2007 . Pencapaian yang luar biasa.
- Setelah melayani KPTT selama 40 tahun, Bp. Sumardjo memasuki masa pensiun, tetapi masih ikut membantu mengajar.
- Selama tahun 2009 bisa diselenggarakan 4 kali kursus tiga bulan. Jumlah yang ikut kursus kilat selama 2009: 68 peserta kursus. Mereka berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Mulai ada peserta kursus dari Sekolah Pertanian Sidareja, Cilacap.
- Kursus-kursus superkilat bisa diselenggarakan hampir setiap bulan sekali dengan jumlah peserta 121 orang.
- Pelatihan pertanian di tempat telah terlaksana di Kayu Arum dan Segiri, Pabelan, Kab. Semarang. Pelatihan di tempat langsung berkontribusi untuk pemberdayaan warga petani.
- Pelatihan budi daya jamur berjalan dan berkembang. Warga sekitar KPTT telah ikut membudidayakan jamur untuk peningkatan kesejahteraan mereka.
- Pelatihan anak-anak sekolah berjalan dengan baik dengan kemasan baru: kelompok anak-anak didampingi sesuai dengan bidangnya dan bergilir.
- Kunjungan Sr. Jenderal PMY mengunjungi KPTT. Sr. Theo, PMY pernah bertugas di KPTT pada waktu yang lalu.
- Studi tour/banding siswa dan pembimbing ke Lembah Hijau Solo, Multi Global Agrindo di Karangpandan.
- Penyegaran karyawan bersama Rm. Andre Sugiyapranata, SJ sehubungan dengan pengembangan rencana strategis KPTT. Sejumlah 15 karyawan mengikuti kegiatan ini.
- Sebelum kursus kilat berlangsung, diadakan pertemuan para pembimbing dan guru pendamping untuk evaluasi dan perencanaan fokus-fokus pembelajaran selanjutnya.
- Kunjungan Bp. Johni Parmantya dan Mr. Otto dari PUM Belanda untuk rencana tindak lanjut konsultansi. Direncanakan untuk bantuan set up Research and Development KPTT, pengembangan fund raising.
- Br. Bambang Genturjati pindah ke Kanisius Jakarta untuk selanjutnya menjalani tersiat di Filipina. Br. Hadi Prayitno, SJ menggantikannya dan mulai bertugas 9 Juni 2009.
- Penyesuaian pembelajaran untuk siswa satu tahun dan kilat dengan Visi: Terwujudnya kader petani pengusaha yang trampil, sukses, mandiri dan meningkat taraf hidupnya. Misi: Mendidik kader petani pengusaha yang kompeten, berkepedulian sosial dan berhati nurani dan Menjalankan pertanian organik terpadu: pertanaman, peternakan, perikanan dan pengolahan hasil pertanian. Fokus: Budidaya Usaha Pertanian Organik.
- Kerjasama dengan Suster-suster Konggregasi Sang Timur (PIJ) terjalin dengan pengutusan Sr. Agneta, PIJ untuk ikut berkarya di KPTT mulai 10 Juli 2009.
- Rm. Bentvelzen, SJ, mantan Direktur KPTT dan kini Provinsial SJ Belanda, menginap di KPTT dan ikut memberi masukan-masukan yang sangat berguna bagi pengembangan KPTT.
- Br. Tha dari Timor Timur tertarik untuk mengirim stafnya training di KPTT.
- Acara kebersamaan keluarga karyawan ke Atlantic Dream Salatiga 2 Agustus 2009, berjalan dengan baik.
- Mendapat sumbangan 35 springbed dari Bu Fanny Solo untuk kelengkapan rekoleksi/retret alam yang sudah berlangsung tiga kali: 75 anak GKJ Banyumanik, 25 siswa SMA Sedes Bedono, 35 orang muda katolik Ungaran.
- Mendapatkan sumbangan dari Misereor Jerman untuk yang terakhir kali.
- Rm. Wartaya berbagi pengalaman dampak perubahan iklim di dunia pertanian di pertemuan petani organik se-Asia di Hening Griya Baturaden, Purwokerto. Dilanjutkan pertemuan kerasulan sosial Yesuit seasistensi di Manila, Filipina.
- Renovasi kamar mandi/wc tamu/staf, pemagaran sebagian batas kebun D, renovasi asrama kilat karena sudah banyak yang bobrok, pembuatan pintu gerbang baru.
- Pembangunan rumah kompos, tambahan kandang babi, rumah jamur di Wates untuk pengembangan unit usaha, pembuatan biogas murah.
- Rm. Wartaya mengikuti loka latih mitra misereor di Satu Nama Yogyakarta.
- Telah berhasil memijahkan lele dumbo. Benih lele tidak perlu beli lagi.
- Live in 4 seminari Mertoyudan dan 7 frater di KPTT.
- Kunjungan tamu 23 orang dari Evangelic Church India, Sri Langka, Birma, Thailan, dll.
- Empat puluh lima orang mengikuti temu jaringan buruh dan tani di KPTT 14-15 November 2009 dengan hasil: perlunya sinergi buruh dan tani, perlunya organisasi pemasaran, bersatunya kota dan desa.
- Menemani dan mendampingi para buruh yang terPHK dengan menawarkan training pertanian organik terpadu dengan biaya gratis.
- Mendapatkan tenaga ahli dari PUM yang akan datang ke KPTT pada bulan Januari 2010 untuk membantu pengembangan Research and Development dan fund raising.
- Penyegaran seluruh karyawan yang didampingi oleh Rm. Mangunharjana, SJ untuk mengolah dan mengembangkan diri. Sangat bagus untuk pengenalan dan penyadaran diri. Akan diteruskan.
- Mulai merintis penjualan produk organik KPTT (jamur kuping, sayur organik, dll.) langsung ke Semarang seminggu sekali.
- Rapat kerja untuk refleksi dan evaluasi serta membuat rencana tahunan.
|