Dua puluh lima siswa dan siswi SMA Sedes Bedono mengikuti rekoleksi alam di KPTT Salatiga 29 – 30 Agustus 2009. Mereka disertai oleh tiga orang pembimbing (dua orang guru). Rekoleksi alam didampingi oleh tim rekoleksi alam KPTT: Rm. Wartaya, Sr. Agneta, PIJ dan Indriati. Pelaksanaan rekoleksi alam berjalan dengan bagus dan bahkan terasa kurang waktu.
Rekoleksi dimulai pukul 16.30: perkenalan dan menuliskan harapan mereka akan rekoleksi. Lalu dilanjutkan dengan sesi Membangun Kedekatan dengan Alam: Mengenal dan Mencintai Alam. Mereka dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok mengenali makhluk hidup apa saja yang ditemukan di lahan kebun, mengapa mereka hidup dan bagaimana mereka hidup. Masing-masing kelompok mengungkapkan apa yang mereka temukan. Lalu ada masukan-masukan bagaimana membangun kedekatan dengan alam. Setelah makan malam, mereka diajak untuk melihat film “ Inconvenient Truth.” Berefleksi apa yang mereka lihat dan apa yang mereka pelajari dari film itu.
Minggu pagi jam 05.30 peserta rekoleksi berjalan kaki ke Wates untuk mengenal dan mencintai alam yang ada di sana: mengenali kebun jati, kopi, lada, panili, pemerahan sapi, jamur, hidram, biogas, pupuk organic, dll. Dilanjutkan makan pagi. Lalu praktek menanam tanaman obat: sambung nyawa, jinten dan daun mint. Hasil praktek ini dipersembahkan pada waktu misa penutupan rekoleksi secara kelompok. Salah satu wakil mendoakan doa yang dibuat seturut dengan pengalaman mereka.
Berikut pengalaman perubahan-perubahan yang mereka alami: menjadi lebih mengenal lingkungan alam yaitu lingkungan di mana kita snediri tinggal, mendapat banyak pengetahuan tentang alam, mengetahui jenis-jenis tanaman yang sebelumnya belum diketahui. Menyadari bahwa Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan penuh keragaman. Pola pikir yang dulunya acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar sekarang menjadi lebih peduli. Sebelumnya saya tidak begitu suka dengan tanaman, namun sekarang setelah tahu lebih banyak tentang tanaman , maka saya akan berusaha utnuk merawat tanaman yang ada di sekitar saya agar saya lebih dekat dengna alam dan bisa lebih menyatu dengan Tuhan.
Berikut yang mereka rencanakan setelah rekoleksi ini: merawat tanaman-tanaman yang ada di rumah saya dengan baik, terus menambah pengetahuan saya mengenai pertanian. Menanam tanaman seadanya di rumah dan memanfaatkan segala macam sampai agar lebih berguna.
Salah satu ungkapan doa dari hasil rekoleksi ini: Bapa yang maha baik, kami bersyukur kepadamu atas anugerah dan kelimpahan berkat yang telah Engkau berikan kepada kami. Atas kemurahan lewat segala ciptaanmu yang sungguh indah. Berkat karyamu kami dapat menikmai keindahan alam di bumi ini. Kami bersyukur atas semua yang Engkau beirkan. Bapa berilah kami semagnat cintah kasih dan sadarkanlah kami supaya kami mengerti akan kehendakMu untuk lebih cinta dan melayani alam, sehingga kami dapat lebih mencintai alam agar kami dapat lebih memuliakan nama Mu. Bapa doa ini kami haturkan kepadamu demi pengantaraan Kristus Tuhan kami.
Puisi yang dibuat:
Alamku
Alamku yang asri dan hijau
Alam yang banyak tetumbuhan
Alam yang banyak hewan
Oh begitu indahnya
Bolehkah aku menikmatimu
Apa yang harus aku lakukan:
Merawatmu, melestarikanmu
Kuingin selamat kamu.
Dalam rekoleksi alam ini banyak kegiatan dijalankan. Tidak ada rasa bosan. Malah sangat menyenangkan karena rekoleksi berada di lapangan. Bahkan sudah ada usulan untuk meningkatkan menjadi retret alam, karena waktu rekoleksi ini dirasa terlalu singkat. Butuh diperpanjang lagi. (war).