|
Mendapatkan kesadaran dan sikap baru dalam pertanian organik. Itulah yang diperoleh oleh 8 peserta training pertanian organik terpadu tanggal 1-7 Februari 2009. Tiga orang berasal dari Yogya, empat orang dari Solo dan satu orang dari Kalimantan. Training berjalan dengan menyenangkan dan peserta merasa waktu berjalan begitu cepat. Berikut pengalaman mereka. "Banyak perubahan yang saya alami setelah mengikuti training pertanian organik ini. Selain bertambahnya ilmu pengetahuan, mempelajari tentang kehidupan petani membuka wawasan dan pikiran saya. Saya menjadi mengerti lebih dalam tentang arti "proses". Segala hal yang kita alami merupakan sebuah proses dari hidup yang akan mendewasakan diri kita apabila ditanggapi secara positif. Hal ini tidak dilaksanakan dalam satu atau dua blan, namun membuatuhan waktu bertahunptahun. Kehidup di kota besar tanpa disadari melatih orang untuk berpkir instant. Akan tetapi saya disadarkan untuk merencanakan kembali kehidupan saya di masa mendatang. Manfaat yang dapat dikembangkan lebih lanjut: diri sendiri: mengembangkan mentalitas untuk menjadi manusia yang lebih baik, baik dari segi perilaku, cara berpikir hingga naluri menghargai kedhiupan dan orang lain. Saya merasa senang bisa ikut kursus. Sangat sesuai dan memenuhi harapan saya, karena banyak hal praktek yang diajarkan. Pembimbing ramah dan berpengalaman.Lingkungan sangat kondusif untuk kursus dan real, sehingga memberi gambaran langsung tentang pertanian dan peternakan. Pertahankanlah suasana dan lingkungan yang telah ada, sambil memperbaiki tingkat kebersihan, khususnya pada kandang ternak." "Perubahan yang dialami: pola pikir tradisi ke pola pikir usaha/bisnis, sikap lebih peduli dengan alam dan pelestariannya, wawasan tani organik lebih luas dan pemanfaatan limbah. Cara penyampaian materi baik, mudah dimengerti dan baik untuk refleksi. KPTT di Wates sangat cocok untuk belajar, refleksi/retret, mungkin perlu perawatan/penambahan taman agar lebih asri sehingga menunjang belajar di alam terbuka." "Sikap/perilaku yang tadinya kami masih ragu tentang pertanian organik, namun sekarang punya tekad untuk bertani organik. Pola pemikiran, yang tadinya berpikir bahwa bertani organik itu sulit dan merugikan, ternyata malah sebaliknya, yaitu mudah, murah dan menguntungkan. Manfaat yang didapatkan: pembuatan decomposer, pestisida organik, pupuk kompos, biogas, dsb. Setelah training ini, kita perlu saling kerja sama dan berkembang perlu adanya saling anjang sana dan reuni paling tidak 1 tahun satu kali, juga saling memberikan informasi lewat HP." "Perubahan yang dialami adalah menyadari bahwa hal-hal yang sederhana/remeh pun bisa berguna dan bermanfaat bila kita tahu memanfaatkannya. Banyak yang di lingkungan saya yang sebetulnya bermanfaat, tetapi tidak dimanfaatkan karena sikap yang keliru (meremehkan hal-hal yang kecil). Setelah training, sudah direncanakan untuk saling tetap berhubungan (saling mengunjungi) untuk kerja sama lebih lanjut mengikuti perkembangan." Salam, war |
foto bersama |