BERKEMBANG KARENA PENGALAMAN BERTANI ORGANIK
 
Berkembang dan berubah karena mempunyai pengalaman bertani organik di KPTT. Itulah sepenggal pengalaman, kesan dan pesan dari 11 mahasiswa /i Sanata Dharma (3 pria dan 8 perempuan) dari Laktutus Atambua, Timor Barat. Mereka mengisi liburan dengan kerja sosial di KPTT dari 2 – 30 Januari 2011. Karena berbagai kegiatan kampus, tidak semua peserta bisa mengikuti sampai selesai. Ada enam orang yang bisa secara penuh berada di KPTT. Mereka langsung terlibat kerja di masing-masing unit kerja: ternak babi, jamur, lada kopi, pembibitan, tanaman hias.
 

Berikut pengalaman, kesan, perubahan dan perkembangan yang diungkapkan oleh para peserta.

Perubahan yang dialami selama training ini :

  • Pengetahuan dan pengalaman tentang pertanian organik, baik melalui teori maupun praktek, yang sebelumnya tidak saya ketahui.
  • Pengalaman mengenai peternakan baik ternak babi, kelinci maupun ikan lele.
  • Pengolahan tanah, pupuk dasar, penanaman, pemupukan dan perawatannya.
  • Pengetahuan tentang pertanian menjadi lebih luas dengan adanya praktek langsung di lapangan.
  • Waktu sangat penting, karena itu menjadi petani yang baik harus menghargai waktu.
  • Banyak mengetahui cara dalam bertani yakni dari pengolahan tanah, pembibitan, penanaman, hingga panen. Banyak perubahan yang sangat menarik yaitu mencangkok, nempel, okulasi, ternak babi, kambing, sapi dan berkebun serta budidaya jamur, lada, kopi.
  • Dengan belajar pertanian organik, saya diajarkan bagaimana cara memperlakukan alam.
  • Saya dingatkan untuk selalu menyayangi, merawat apa yang saya miliki baik ternak maupun tanaman.
  • Kedisiplinan, selama berada di KPTT sangat bagus, dan hal ini juga merupakan suatu pelajaran yang bermanfaat bagi diri sendiri.
  • Banyak mengetahui cara atau hal untuk mengembangkan diri saya, dan sebagai teori juga, suatu saat nanti bisa menerapkan di tengah masyarakat.
  • Membuat saya semakin dewasa terutama dalam sikap dan pengembanga diri, dengan pengalaman ini saya akan berusaha untuk mempraktekkan dan mensosialisasikan kepada sesama terlebih bagi daerah saya.
  • Banyak hal baru yang saya temukan dalam kegiatan training setiap hari, baik di Wates maupun di Karang Duwet.

Hal yang bermanfaat yang dapat saya kembangkan :

  • Ternak kelinci, karena di tempat saya dari dulu hingga sekarang belum ada orang yang memelihara.
  • Ternak babi, kita lebih mudah untuk mendapatkan uang.
  • Pengelolaan kebun organik, dengan memilih benih atau bibit lokal memperhatikan saat tanam, tata iklim dan kesuburan tanah.
  • Mengembangkan tanaman sayuran dimana satu bedeng tanah bisa ditanami beberapa macam tanaman atau tumpang sari.
  • Memanfaatkan bahan-bahan yang busuk yang sering dibuang, misalnya daun-daunan.
  • Di daerah NTT mata pencarian masyarakat pada umumnya adalah petani, dengan pengalaman dan ilmu disini, sangat bermanfaat dan menarik untuk dikembangkan di daerah NTT (Belu Atambua Laktutus).
  • Mempraktekkan menanam tanaman sayuran dengan model tumpang sari, karena dengan model ini akan sangat membantu kita untuk mengenal karakter tanaman.
  • Mengembangkan peternakan babi, dan membagi ilmu tentang pertanian organik kepada masyarakat di tempat asal saya setelah selesai kuliah.
  • Cara menanam sayuran yang benar, mulai dari pemilihan bibit, dan penyemaian serta pemberian pupuk.
  • Budidaya jamur yang belum banyak dikenal oleh masyarakat di tempat saya.
  • Prinsip para petani yang bekerja secara mandiri atau hidup mandiri, dari apa yang saya dapat selama ini dapat saya terapkan dan sangat bermanfaat bagi saya dan masa depan yang akan datang.
  • Lewat training ini ke depan saya bisa melaksanakan atau membentuk sebuah kelompok di daerahku, dan ilmu yang saya dapat lewat training ini bisa saya bagikan kepada mereka utuk merubah daerahku yang sekarang belum maju (dalam bidang pertanian).

 Kesan dan pesan

  • Saya sangat senang dengan apa yang telah saya kerjakan selama ± 1 bulan di KPTT ini baik di KarangDuwet maupun di Wates, semoga apa yang telah saya peroleh dari para pelatih dan karyawan yang ada ini dapat bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan masyarakat di tempat saya pada umumnya.
  • Pesan yang ingin saya sampaikan : (bagi seluruh anggota KPTT) tetap semangat, tekun, disiplin, tanggung jawab, sabar dan menghargai waktu dalam bekerja setia hari.
  • Tetap semangat dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan KPTT ini, kami mendukung romo dengan doa.
  • Terima kasih Romo dan seluruh karyawan yang telah dengan caranya masing-masing membantu, membagi serta mendorong kami untuk mengetahui bagaimana cara bercocok tanam secara organik.
  • Kita harus senang dengan apa yang dikerjakan, menyayangi dan merawat apa saja yang kita miliki, disamping itu juga menghormati ciptaan Tuhan yang ada disekitar kita (harus bersahabat dengan alam).
  • Romo, suster dan para karyawan harus tetap semangat dan kompak dalam bekerjasama agar lebih maju.
  • Saya sangat senang karena bisa mempelajari hal-hal yang belum saya ketahui, dan juga mendapatkan banyak teman yang baik, karyawan yang sangat ramah dan menganggap kita seperti anak sendiri.
  • Saya sangat bangga karena adanya kursus di KPTT ini, saya bisa mendapatkan banyak pengetahuan (pengalaman)
  • Tetap membantu meningkatkan, semangat, berjuang bersama lagi di KPTT.
  • Semoga ke depan nanti KPTT semakin bekembang dan para karyawan tetap semangat seperti sekarang bahkan lebih baik.
  • Saya sangat bangga terhadap setiap devisi yang saya kunjungi, setiap devisi saling mendukung dan tidak memihak pada satu devisi, menurut saya selama training bersama para karyawan, banyak yang kreatif dan juga yang tidak kreatif .
  • Training di KPTT saya merasa bahwa ini merupakan pengalaman yang sangat berharga.
 
Demikian pengalaman, kesan dan perkembangan serta perubahan yang dialami oleh mereka. KPTT telah ikut menyumbang bagi semangat dan sikap dekat dengan alam. Terima kasih Rm. Wiryono, SJ yang telah mengirim mereka ke KPTT. Semoga kerja sama ini bisa berlanjut terus.  (war)
 

foto di depan pintu gerbang KPTT

 
 

foto bersama di kebun sayur

Kembali ke atas